Menulis adalah suatu cara untuk bicara, suatu cara untuk berkata, suatu cara untuk menyapa—suatu cara untuk menyentuh seseorang yang lain entah di mana. Cara itulah yang bermacam-macam dan di sanalah harga kreativitas ditimbang-timbang. - Seno Gumira Ajidarma-

Minggu, 29 Juli 2012

biologi manusia : materi kuliah yg paling gue suka!

Oleh Joseph Castro, LiveScience Contributor | LiveScience.com

Perawan Inca berusia 15 tahun yang dikorbankan 500 tahun lalu ternyata memendam rahasia. Remaja itu sedang menderita infeksi bakteri paru-paru pada saat kematiannya. Hal ini berdasarkan laporan para ilmuwan Rabu (25/7).

Para peneliti sudah menganalisis protein selaput, dan bukan DNA, dari si Perawan dan mumi Inca remaja lain yang meninggal di saat bersamaan.

Dalam dekade terakhir, teknik DNA memang terbukti berguna untuk memecah misteri-misteri kuno seperti bagaimana Raja Tut mati. Tetapi teknik ini masih memiliki kekurangan, misalnya menemukan bukti bahwa parasit yang menyebabkan malaria di sistem tubuh Raja Tut bukan berarti si Raja Mesir ini menderita gejala-gejala malaria. Lingkungan sekitar juga dapat merusak sampel DNA jika para peneliti tidak hati-hati.


Di sisi lain, menganalisis sampel protein, yang bisa lebih terlindung dari pencemaran lingkungan, memunculkan perangkat informasi yang berbeda. "Sebagai ekspresi DNA, protein menunjukkan apa yang dihasilkan tubuh pada saat individual diambil sampelnya, atau dalam kasus kami, pada saat kematian," kata peneliti kasus ini Angelique Corthals, antropolog forensik di City University of New York kepada LiveScience. Secara khusus, protein bisa memberi informasi apakah sistem kekebalan tubuh sedang aktif untuk melawan penyakit.


Mumi-mumi Llullaillaco
Dalam studi mereka, Corthals and kolega-koleganya mengambil sapuan mulut dari dari dua mumi Inca Andes, seorang anak laki-laki usia 7 tahun dan "si Perawan", dan sampel dari jubah si anak laki-laki yang berdarah. Dua mumi belia ini ditemukan pada 1999 dan awalnya terkubur di puncak gunung api Argentina Llullaillaco, dengan ketinggian 6739 meter di atas permukaan laut, setelah dikorbankan untuk ritual persembahan.

Riset-riset lalu menemukan bahwa anak laki-laki dan gadis muda ini digemukkan dulu sebelum persembahan. Makanan yang mereka makan adalah diet khas petani berupa kentang dan berbagai sayur-sayuran, lalu setahun sebelum persembahan mereka mulai diberi makanan elite seperti daging llama kering dan tepung jagung.


Setelah dipersembahkan, suhu yang membeku secara alami mengawetkan lemak di tubuh mereka.

"Yang saya ingin lihat adalah dari mana asal darah yang ada di pakaian mumi dan bibir mereka," kata Corthals. "Tapi ternyata kami menemukan lebih banyak jawaban dari yang kami perkirakan sebelumnya."

Arkeolog juga menemukan mumi ketiga, gadis usia 6 tahun, bersama dengan dua mumi di atas. Mumi ini tampaknya tersambar petir, sehingga sampelnya mungkin terkontaminasi. Oleh karena itu, Corthals dan timnya tidak mengambil sampel dari mumi ketiga ini.


Infeksi paru-paru ditemukan
Para peneliti menggunakan teknik yang mereka sebut 'shotgun proteomic'. Mereka menaruh sampel ke sebuah alat beranama spectrometer massa, yang kemudian memecah sampel protein tersebut ke beberapa bagian rantai asam amino. Sebuah perangkat lunak kemudian membandingkan bagian-bagian ini dengan protein manusia yang sudah ada untuk menentukan, apa saja protein yang ada di sampel. "Anda tidak bisa menggunakan teknik ini untuk organisme yang tidak kita miliki genomnya secara lengkap," kata Corthals.

Mereka menemukan bahwa profil Si Perawan cocok dengan pasien pengidap infeksi pernapasan kronis. X-ray yang kemudian diambil dari paru-parunya juga menunjukkan infeksi paru-paru. Untuk mengetahui apakah Si Perawan memiliki sesuatu dalam tubuhnya yang mengandung infeksi, para peneliti mengubah analisis DNA dan menemukan bukti bakteri dari genus Mycobacterium, yang biasanya menyebabkan infeksi trakhea pernapasan bagian atas dan tuberculosis.

Model statistik menemukan bahwa bacterium tersebut jatuh pada kelompok penyebab TB, meski spesiesnya belum diketahui, mungkin karena DNA-nya belum diurutkan.

Sementara si anak laki-laki Llullaillaco tidak memiliki penyakit atau bakteri patogen.

Riset ini menunjukkan bahwa 'shotgun proteomic' memiliki peran penting dalam menentukan penyakit atau kematian dalam kasus arkeologi, medis, atau kriminal. Menurut Corthal, metode ini juga mungkin bisa digunakan untuk menentukan bakteri patogen mana yang menjadi pembunuh utama saat beberapa infeksi terjadi bersamaan.

Kini Corthals ingin mengetahui apakah teknik ini dapat digunakan pada sampel-sampel yang tidak terjaga dengan baik, seperti materi tengkorak atau mumi Mesir.

Berikutnya, teknik pengenalan protein ini akan digunakan di luar bidang arkeologi. "Saya rasa penggunaan terbesarnya akan terjadi di bidang ilmu forensik kriminal," kata Corthals.


pertama kali nonton film ini, langsung excited gitu gue. soalnya bener-bener menarik aja untuk dipelajari.  alhasil gara-gara materi kuliah gue yg satu ini, gue jadi pengen banget ambil antropologi forensik. yaa semoga bisa deh . amiiinn. :D

I Love Art !

kalo ngomongin seni, waaah gue suka semua cabang seni, seni suara, seni musik, seni rupa, seni lukis aaaaahh pokoknya semua deh. sebenernya gue bukan seniman tapi lebih tepatnya penikmat seni.

hmmm awal mula gue suka seni itu, dari gue berumur 7 tahun, terutama untuk seni suara dan musik. ketika umur gue 7 tahun, kakak gue sukaaaaa banget nyetel musik clasic dan lagu-lagu nya celine dion. awalnya sedikit risih sih, kuping gue rada gak seneng gitu dengerin lagu berbahasa asing dan alunan musik yg didominasi sama biola. tapi lama kelamaan dicekokin musik begituan terus..yaa lama-lama gue jadi terbiasa, semakin gue tumbuh besar gue malah semakin suka. nah apalagi sekarang, makin maniak sama genre musik orkestra lah, quartet lah, mini chambre laah pokoknya ya jenis begituan deeeh..apalagi sama instrumen musik biola, piano dan cello beeehhh kalo udah denger ketiga instrumen itu dimainkan secara bersamaan, bisa langsung pindah gue ke alam tidur.

entah kenapa genre musik clasic itu bisa membawa emosi tersendiri dalam diri gue sesuai sama jenis musik yg sedang diputar, contohnya kalo dengerin lagunya Bond yg judulnya explosive, adrenalin gue kaya terpacu gitu, jadi bisa bikin diri gue semangat. nah kalo dengerin Joe Hisaishi yang judulnya Gene itu diri gue kayak sediiihhh gimanaaaaa gitu...susah diungkapin tapi masing-masing dari jenis musik clasic pasti punya efek tersendiri buat diri gue.

biasanya sih musik ini gue puter kalo lagi mau tidur bahkan sampe gue tidur pun tetep nyala,karena gue punya trauma gitu deh sama suara dimalam hari yg berasal dari mahluk yg lebih halus dari gue ahaha. setidaknya kalo ada musik itu, suara apapun tidak terdengar. terus gue juga paling suka dengerin musik clasic pas belajar, apalagi waktu belajar matematika sebelum UN beeeehhh itu paling manteb.


oke lanjut cerita, gue bukan cuma suka seni musik aja, tapi gue juga suka sama seni rupa, scrapbook, kolase gitu-gitu deeh pokoknya. awal suka scrapbook itu pas gue ikut ekskul mading di SMA, karena kita dituntut untuk kreatif gue jadi suka nyari referensi gitu di web, eeh ternyata ketemu deh sama yg namanya scrapbook, mulai dari situ gue belajar buat membuatnya. mulai dari ngumpulin bahannya entah itu koran bekas yg dibakar laah, kertas daur ulang apapun yg unik bisa gue kumpulin buat bikin scrapbook. emang gak bagus bagus banget sih hasil karya gue tapi setidaknya gue bisa menuangkan ide gue. kadang gue bikin cover binder dari scrapbook, gue bikin art journal dari scrapbook, bingkai foto dari scrapbook.
gue juga sering dapet orderan bikin kado dari scrapbook, gue gak pernah minta bayaran untuk hal ini karena gue rasa karya gue belum seberapa, paling kalo emang bahannya kurang gue minta orang itu untuk ngebeliin, sisanya dia bilang karya gue bagus atau seneng dengan buatan gue itu semua udah lebih dari cukup dari sebuah bayaran uang. gambar dibawah ini cuma beberapa karya gue, masing-masing jendelanya bisa dibuka looh..:D 
kalo yang ini kado yg gue buat untuk omar

kalo ini orderan kadonya Rino
sampe sekarang gue masih belum puas aja sama semua karya gue..gue masih belum bisa berkreasi dengan bahan seadanya..yg gue incer sekarang gimana caranya bikin sesuatu yg bagus dari bahan seadanya. itu yg lagi gue pelajarin sekarang...biasanya gue bikin scrapbook itu tergantung mood gue, kalo gue lagi sedih motif nya pasti galau, tapi kalo gue lagi seneng motifnya pasti ceria. dan biasanya gue bakal mood banget bikin scrapbook itu malem-malem saat semua orang tidur dan hanya ada gue dan musik yang menyala saat itu. kalo gak gitu gue gak akan bisa bikin.

selain itu semua, gue juga suka banget sama seni tari, contohnya kaya balet kontemporer, sama beberapa tari daerah Indonesia, tapi lagi-lagi gue hanya penikmat. pengen sih bisa nari, tapi katanya seumuran gue udah telat buat belajar nari, yasudah lah..jadi penikmat juga gak buruk kok. hehe.

dikeluarga gue cuma gue sama kakak gue doang yang maniak banget sama seni. sisanya mereka biasa aja. yaaa mungkin dikeluarga gue gak ada darah seni kali yaa..hahah.

buat gue seni bukan sekedar seni, tapi seni selalu membawa sesuatu yang lain bagi diri penikmatnya!

Jumat, 20 Juli 2012

Rindu ku terobatii :D

waaaaahh kemaren akhirnya gue ke Jatinangor !!! setelah selama ini mendekam dirumah dan tersiksa dengan kerinduan dengan teman-teman ku..akhirnya gue ketemu merekaaaaa!!!! yaa walaupun cuma yudhy, putir sama Marsha doang tapi seneng ketemu merekaaaa.!!!1

Selamat Berpuasaaaaa !! :)

yeeeaaayyy ketemu Ramadhan lagi...Alhamdulillah..hmmm ramadhan tahun ini gak jauh berbeda sama tahun lalu, keluarga masih lengkap (alhamdulillah) terus bisa puasa dirumah gak di jatinangor hahaha, yaa pokoknya gak beda jauh lah sama tahun kemaren.

hmmm dibulan Ramadhan kali ini..semoga Allah ngasih kesempatan buat Dinda buat berubah. berubah jadi lebih baik dari yg kemaren terutama dalam hal ibadah. maleeeeesss banget gue buat ibadah, ibadah kalo ada maunya doang (Astagfirullah...) kapan yaa gue bisa rajin sholat? hmmm ya Allah pengen deh dapet hidayah dari Mu..supaya dinda bisa jadi wanita sholehah..amiiiiinn. pokoknya di bulan Ramadhan ini harus lebih taat ibadahnya.

selamat berpuasa :) gunakan Ramadhan kali ini dengan baik yaaa :D

Selasa, 03 Juli 2012

apakah kamu termasuk anuptaphobia?

gue gak tau ini gue yang norak atau emang istilah ini baru muncul akhir-akhir ini, jujur gue baru liat dan baru denger istilah anuptaphobia beberapa detik yang lalu.

apa sih anuptaphobia itu? berdasarkan hasil browsing gue sih artinya ketakutan seseorang untuk menjadi jomblo. OMG..ada juga nama penyakitnya untuk hal yang kaya ginian. ckckck.....begitu banyak penderita anuptaphobia di dunia ini, secara sadar, tidak sadar, ataupun bahkan secara pura-pura tidak sadar. penderita phobia ini tidak akan lama-lama single sehabis putus hubungan dengan pasangannya. entah mengadakan interaksi kilat, atau menerima tawaran cinta siapapun yang menawarinya. mereka berfikir "lumayan..daripada enggak ada! cckckk begitu murahannya manusia jaman sekarang. apakah hidup hanya untuk memiliki dan dimiliki? orang seperti itu semacam orang yang gak punya kerjaan dalam hidupnya. ckckk

mungkin awal mulanya hanya bermain-main dengan api,lama-lama karena udah terlanjur kebakar ya udah hangus sekalian. gengsi, takut gak ada yang jagain, gak ada yang nemenin kemana-mana (macam gak punya temen), takut sendirian disaat pasangan lain bertebaran disekitarnya akhirnya gengsi yang merupakan hal sepele tadi menjadi sebuah obsesi dan ambisi yang bisa berakibat fatal baginya dan orang-orang disekitarnya. yah itulah kira-kira alesan mereka menjadi penderita anuptaphobia. 

apa sih penyebabnya? katanya sih penyebabnya itu ada dari faktor eksternal sama internal. kalo menurut faktor eksternalnya itu karena  adanya traumatik akan pengalamannya. kalo faktor internalnya karena genetika. anjiiiirrrrr.....hal kaya gini bisa juga yah jadi penyakit genetika. nah,,makin penasaran akhirnya gue baca lagi deh dari sumbernya..katanya sih gejala penyakit ini hampir sama kaya gejala phobia yang lain tergantung dari tingkat ketakuan mereka ada yang sampe sesak nafas, cepat bernafas, detak jantung yang tidak teratur, mengeluarkan keringat berlebih, mual, ketidak mampuan mengartikulasikan kata-kata dan gemetaran. segitunya kaaahhhh??? wooow...

hal kayak gini ternyata bisa diobatin pake obat loh, tapi bukan ngobatin phobianya sih, paling ngobatin gejalanya. kalo phobianya sendiri bisa diobatin dengan cara konseling, psikoterapi, dan hipnoterapi. 

buat gue pacaran itu suatu hal yang sakral. tujuan utama pacaran ya untuk nikah. bukan malah untuk mengatasi gengsi ataupun untuk mengatasai rasa kesepian. makanya...gak ada salahnya dalam mencari pacar harus pilih-pilih...jangan biarin diri sendiri jatuh ke pelukan orang yang salah. karena pacaran itu proses untuk mencapai jenjang yang lebih serius. kalo belum mau ke tahap yang lebih serius, mending gak usah pacaran.. HTSan mungkin lebih baik *untuk kalian yang seneng HTSan. 

pacaran itu dosa loh, kalo pacaran hanya dijadikan ajang main-main...mau seberapa banyak dosa yang akan kalian timbun? 

huuh untung gue bukan yang termasuk mahluk beginian. kalo kalian???